المُجَادلَةِ
Al-Mujadila — Wanita yang Mengajukan Gugatan
📍 Madaniyah 📄 22 Ayat 📑 Juz 28
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
📖 Terjemahan 🔤 Per Kata
28

ⓘ Pencocokan kata dasar bersifat pendekatan otomatis, bukan analisis morfologi resmi.

١
قَدْ
qad
sesungguhnya
سَمِعَ
samiʿa
mendengar
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
قَوْلَ
qawla
perkataan
ٱلَّتِى
allatī
yang (wanita)
تُجَـٰدِلُكَ
tujādiluka
ia mengajukan gugatan kepadamu
فِى
pada/tentang
زَوْجِهَا
zawjihā
suaminya/pasangannya
وَتَشْتَكِىٓ
watashtakī
dan ia mengadukan
إِلَى
ilā
kepada
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
وَٱللَّهُ
wal-lahu
dan Allah
يَسْمَعُ
yasmaʿu
mendengar
تَحَاوُرَكُمَآ ۚ
taḥāwurakumā
soal jawab kamu berdua
إِنَّ
inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
سَمِيعٌۢ
samīʿun
Maha Mendengar
بَصِيرٌ
baṣīrun
Maha Melihat
Topik Terkait
٢
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
يُظَـٰهِرُونَ
yuẓāhirūna
(mereka) menzihar
مِنكُم
minkum
diantara kamu
مِّن
min
dari
نِّسَآئِهِم
nisāihim
istri-istri mereka
مَّا
tidak
هُنَّ
hunna
mereka (istri-istri)
أُمَّهَـٰتِهِمْ ۖ
ummahātihim
ibu-ibu mereka
إِنْ
in
bahwa
أُمَّهَـٰتُهُمْ
ummahātuhum
ibu mereka
إِلَّا
illā
kecuali
ٱلَّـٰٓـِٔى
allāī
yang (ibu-ibu)
وَلَدْنَهُمْ ۚ
waladnahum
melahirkan mereka
وَإِنَّهُمْ
wa-innahum
dan sesungguhnya mereka
لَيَقُولُونَ
layaqūlūna
benar-benar mengatakan
مُنكَرًۭا
munkaran
mungkar
مِّنَ
mina
dari
ٱلْقَوْلِ
l-qawli
perkataan
وَزُورًۭا ۚ
wazūran
dan dusta
وَإِنَّ
wa-inna
dan sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
لَعَفُوٌّ
laʿafuwwun
benar-benar Maha Pemaaf
غَفُورٌۭ
ghafūrun
Maha Pengampun
Topik Terkait
٣
وَٱلَّذِينَ
wa-alladhīna
dan orang-orang yang
يُظَـٰهِرُونَ
yuẓāhirūna
(mereka) menzhihar
مِن
min
dari
نِّسَآئِهِمْ
nisāihim
istri-istri mereka
ثُمَّ
thumma
kemudian
يَعُودُونَ
yaʿūdūna
mereka kembali
لِمَا
limā
terhadap apa-apa
قَالُوا۟
qālū
mereka katakan/ucapkan
فَتَحْرِيرُ
fataḥrīru
maka memerdekakan
رَقَبَةٍۢ
raqabatin
seorang budak
مِّن
min
dari
قَبْلِ
qabli
sebelum
أَن
an
bahwa
يَتَمَآسَّا ۚ
yatamāssā
keduanya bercampur
ذَٰلِكُمْ
dhālikum
demikian itu
تُوعَظُونَ
tūʿaẓūna
kamu diajar
بِهِۦ ۚ
bihi
dengannya
وَٱللَّهُ
wal-lahu
dan Allah
بِمَا
bimā
terhadap apa
تَعْمَلُونَ
taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرٌۭ
khabīrun
Maha Mengetahui
Topik Terkait
٤
فَمَن
faman
maka barang siapa
لَّمْ
lam
tidak
يَجِدْ
yajid
mendapatkan
فَصِيَامُ
faṣiyāmu
maka berpuasalah
شَهْرَيْنِ
shahrayni
dua bulan
مُتَتَابِعَيْنِ
mutatābiʿayni
berturut-turut
مِن
min
dari
قَبْلِ
qabli
sebelum
أَن
an
bahwa
يَتَمَآسَّا ۖ
yatamāssā
keduanya bercampur
فَمَن
faman
maka barang siapa
لَّمْ
lam
tidak
يَسْتَطِعْ
yastaṭiʿ
kuasa
فَإِطْعَامُ
fa-iṭ'ʿāmu
maka memberi makan
سِتِّينَ
sittīna
enam puluh
مِسْكِينًۭا ۚ
mis'kīnan
orang miskin
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
لِتُؤْمِنُوا۟
litu'minū
supaya kamu beriman
بِٱللَّهِ
bil-lahi
kepada Allah
وَرَسُولِهِۦ ۚ
warasūlihi
dan rasulnya
وَتِلْكَ
watil'ka
dan itulah
حُدُودُ
ḥudūdu
batas/batas/hukum-hukum
ٱللَّهِ ۗ
l-lahi
Allah
وَلِلْكَـٰفِرِينَ
walil'kāfirīna
dan orang-orang kafir
عَذَابٌ
ʿadhābun
azab
أَلِيمٌ
alīmun
pedih
Topik Terkait
٥
إِنَّ
inna
sesungguhnya
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
يُحَآدُّونَ
yuḥāddūna
(mereka) menentang
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥ
warasūlahu
dan rasulnya
كُبِتُوا۟
kubitū
mereka dihinakan
كَمَا
kamā
sebagaimana
كُبِتَ
kubita
dihinakan
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
مِن
min
dari
قَبْلِهِمْ ۚ
qablihim
sebelum mereka
وَقَدْ
waqad
dan sesungguhnya
أَنزَلْنَآ
anzalnā
Kami menurunkan
ءَايَـٰتٍۭ
āyātin
ayat-ayat
بَيِّنَـٰتٍۢ ۚ
bayyinātin
jelas/nyata
وَلِلْكَـٰفِرِينَ
walil'kāfirīna
dan bagi orang-orang kafir
عَذَابٌۭ
ʿadhābun
azab
مُّهِينٌۭ
muhīnun
menghinakan
Topik Terkait
٦
يَوْمَ
yawma
pada hari
يَبْعَثُهُمُ
yabʿathuhumu
membangkitkan mereka
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
جَمِيعًۭا
jamīʿan
semuanya
فَيُنَبِّئُهُم
fayunabbi-uhum
lalu Dia memberi tahu mereka
بِمَا
bimā
tentang apa-apa
عَمِلُوٓا۟ ۚ
ʿamilū
mereka kerjakan
أَحْصَىٰهُ
aḥṣāhu
menghitungnya
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
وَنَسُوهُ ۚ
wanasūhu
dan mereka melupakannya
وَٱللَّهُ
wal-lahu
dan Allah
عَلَىٰ
ʿalā
atas
كُلِّ
kulli
setiap/segala
شَىْءٍۢ
shayin
sesuatu
شَهِيدٌ
shahīdun
Maha Menyaksikan
Topik Terkait
٧
أَلَمْ
alam
tidaklah
تَرَ
tara
kamu lihat
أَنَّ
anna
sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
يَعْلَمُ
yaʿlamu
mengetahui
مَا
apa-apa
فِى
pada
ٱلسَّمَـٰوَٰتِ
l-samāwāti
langit(jamak)
وَمَا
wamā
dan apa-apa
فِى
pada
ٱلْأَرْضِ ۖ
l-arḍi
bumi
مَا
tidak
يَكُونُ
yakūnu
adalah
مِن
min
dari
نَّجْوَىٰ
najwā
pembicaraan rahasia
ثَلَـٰثَةٍ
thalāthatin
tiga
إِلَّا
illā
kecuali
هُوَ
huwa
Dia
رَابِعُهُمْ
rābiʿuhum
keempat mereka
وَلَا
walā
dan tidak
خَمْسَةٍ
khamsatin
kelima
إِلَّا
illā
kecuali
هُوَ
huwa
Dia
سَادِسُهُمْ
sādisuhum
keenam mereka
وَلَآ
walā
dan tidak
أَدْنَىٰ
adnā
lebih kurang
مِن
min
dari
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
وَلَآ
walā
dan tidak
أَكْثَرَ
akthara
lebih banyak
إِلَّا
illā
kecuali
هُوَ
huwa
Dia
مَعَهُمْ
maʿahum
bersama mereka
أَيْنَ
ayna
dimana
مَا
apa
كَانُوا۟ ۖ
kānū
adalah mereka
ثُمَّ
thumma
kemudian
يُنَبِّئُهُم
yunabbi-uhum
Dia memberitahukan kepada mereka
بِمَا
bimā
tentang apa-apa
عَمِلُوا۟
ʿamilū
mereka telah kerjakan
يَوْمَ
yawma
hari
ٱلْقِيَـٰمَةِ ۚ
l-qiyāmati
kiamat
إِنَّ
inna
sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
بِكُلِّ
bikulli
dengan segala
شَىْءٍ
shayin
sesuatu
عَلِيمٌ
ʿalīmun
Maha Mengetahui
Topik Terkait
٨
أَلَمْ
alam
tidaklah
تَرَ
tara
kamu lihat
إِلَى
ilā
atas
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
نُهُوا۟
nuhū
(mereka) dilarang
عَنِ
ʿani
dari
ٱلنَّجْوَىٰ
l-najwā
pembicaraan rahasia
ثُمَّ
thumma
kemudian
يَعُودُونَ
yaʿūdūna
mereka kembali
لِمَا
limā
kepada apa
نُهُوا۟
nuhū
mereka dilarang
عَنْهُ
ʿanhu
dari padanya
وَيَتَنَـٰجَوْنَ
wayatanājawna
dan mereka berbicara rahasia
بِٱلْإِثْمِ
bil-ith'mi
untuk berbuat dosa
وَٱلْعُدْوَٰنِ
wal-ʿud'wāni
dan permungsuhan
وَمَعْصِيَتِ
wamaʿṣiyati
dan mendurhakai
ٱلرَّسُولِ
l-rasūli
rasul
وَإِذَا
wa-idhā
dan apabila
جَآءُوكَ
jāūka
mereka datang kepadamu
حَيَّوْكَ
ḥayyawka
mereka mengucapkan salam kehormatan kepadamu
بِمَا
bimā
dengan apa-apa
لَمْ
lam
tidak
يُحَيِّكَ
yuḥayyika
menurut salam kehormatan kepadamu
بِهِ
bihi
dengannya
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
وَيَقُولُونَ
wayaqūlūna
dan mereka mengatakan
فِىٓ
pada
أَنفُسِهِمْ
anfusihim
diri mereka sendiri
لَوْلَا
lawlā
mengapa tidak
يُعَذِّبُنَا
yuʿadhibunā
menyiksa kita
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
بِمَا
bimā
dengan apa/disebabkan
نَقُولُ ۚ
naqūlu
kita katakan
حَسْبُهُمْ
ḥasbuhum
cukup bagi mereka
جَهَنَّمُ
jahannamu
neraka jahanam
يَصْلَوْنَهَا ۖ
yaṣlawnahā
mereka memasukinya
فَبِئْسَ
fabi'sa
maka seburuk-buruk
ٱلْمَصِيرُ
l-maṣīru
tempat kembali
Topik Terkait
٩
يَـٰٓأَيُّهَا
yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟
āmanū
beriman
إِذَا
idhā
apabila
تَنَـٰجَيْتُمْ
tanājaytum
kamu bicara rahasia
فَلَا
falā
maka jangan
تَتَنَـٰجَوْا۟
tatanājaw
kamu bicara rahasia
بِٱلْإِثْمِ
bil-ith'mi
dengan berbuat dosa
وَٱلْعُدْوَٰنِ
wal-ʿud'wāni
dan permungsuhan
وَمَعْصِيَتِ
wamaʿṣiyati
dan mendurhakai
ٱلرَّسُولِ
l-rasūli
rasul
وَتَنَـٰجَوْا۟
watanājaw
dan berbicara rahasia
بِٱلْبِرِّ
bil-biri
dengan kebaikan
وَٱلتَّقْوَىٰ ۖ
wal-taqwā
dan takwa
وَٱتَّقُوا۟
wa-ittaqū
dan bertakwalah
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
ٱلَّذِىٓ
alladhī
orang-orang yang
إِلَيْهِ
ilayhi
kepada-Nya
تُحْشَرُونَ
tuḥ'sharūna
kamu dikembalikan
Topik Terkait
١٠
إِنَّمَا
innamā
sesungguhnya hanyalah
ٱلنَّجْوَىٰ
l-najwā
pembicaraan rahasia
مِنَ
mina
dari
ٱلشَّيْطَـٰنِ
l-shayṭāni
syaitan
لِيَحْزُنَ
liyaḥzuna
supaya berduka cita
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟
āmanū
beriman
وَلَيْسَ
walaysa
dan tidaklah
بِضَآرِّهِمْ
biḍārrihim
memberi mudarat kepada mereka
شَيْـًٔا
shayan
sesuatu/sedikitpun
إِلَّا
illā
kecuali
بِإِذْنِ
bi-idh'ni
dengan izin
ٱللَّهِ ۚ
l-lahi
Allah
وَعَلَى
waʿalā
dan atas
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
فَلْيَتَوَكَّلِ
falyatawakkali
bertawakal
ٱلْمُؤْمِنُونَ
l-mu'minūna
orang-orang yang beriman
Topik Terkait
١١
يَـٰٓأَيُّهَا
yāayyuhā
wahai
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟
āmanū
beriman
إِذَا
idhā
apabila
قِيلَ
qīla
dikatakan
لَكُمْ
lakum
bagi kalian
تَفَسَّحُوا۟
tafassaḥū
berlapang-lapanglah
فِى
dalam
ٱلْمَجَـٰلِسِ
l-majālisi
majlis
فَٱفْسَحُوا۟
fa-if'saḥū
maka lapangkanlah
يَفْسَحِ
yafsaḥi
melapangkan
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
لَكُمْ ۖ
lakum
bagi kalian
وَإِذَا
wa-idhā
dan apabila
قِيلَ
qīla
dikatakan
ٱنشُزُوا۟
unshuzū
bangunlah
فَٱنشُزُوا۟
fa-unshuzū
maka bangunlah
يَرْفَعِ
yarfaʿi
meninggikan
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوا۟
āmanū
yang beriman
مِنكُمْ
minkum
diantara kamu
وَٱلَّذِينَ
wa-alladhīna
dan orang-orang
أُوتُوا۟
ūtū
(mereka) diberi
ٱلْعِلْمَ
l-ʿil'ma
ilmu
دَرَجَـٰتٍۢ ۚ
darajātin
derajat
وَٱللَّهُ
wal-lahu
dan Allah
بِمَا
bimā
dengan apa-apa
تَعْمَلُونَ
taʿmalūna
kamu kerjakan
خَبِيرٌۭ
khabīrun
Maha Mengetahui
Topik Terkait
١٢
يَـٰٓأَيُّهَا
yāayyuhā
Wahai
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
ءَامَنُوٓا۟
āmanū
beriman
إِذَا
idhā
apabila
نَـٰجَيْتُمُ
nājaytumu
kamu berbicara rahasia
ٱلرَّسُولَ
l-rasūla
rasul
فَقَدِّمُوا۟
faqaddimū
maka dahulukan
بَيْنَ
bayna
diantara
يَدَىْ
yaday
hadapan (sebelum)
نَجْوَىٰكُمْ
najwākum
pembicaraan rahasiamu
صَدَقَةًۭ ۚ
ṣadaqatan
bersedekahlah
ذَٰلِكَ
dhālika
demikian itu
خَيْرٌۭ
khayrun
lebih baik
لَّكُمْ
lakum
bagi kalian
وَأَطْهَرُ ۚ
wa-aṭharu
dan lebih bersih
فَإِن
fa-in
maka jika
لَّمْ
lam
tidak
تَجِدُوا۟
tajidū
kamu mendapatkan
فَإِنَّ
fa-inna
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
غَفُورٌۭ
ghafūrun
maha Pengampun
رَّحِيمٌ
raḥīmun
Maha Penyayang
Topik Terkait
١٣
ءَأَشْفَقْتُمْ
a-ashfaqtum
apakah kamu takut
أَن
an
bahwa
تُقَدِّمُوا۟
tuqaddimū
mendahulukan
بَيْنَ
bayna
diantara
يَدَىْ
yaday
hadapan (sebelum)
نَجْوَىٰكُمْ
najwākum
pembicaraan rahasiamu
صَدَقَـٰتٍۢ ۚ
ṣadaqātin
bersedekah
فَإِذْ
fa-idh
maka jika
لَمْ
lam
tidak
تَفْعَلُوا۟
tafʿalū
kalian kerjakan
وَتَابَ
watāba
dan menerima taubat
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
عَلَيْكُمْ
ʿalaykum
atas kalian
فَأَقِيمُوا۟
fa-aqīmū
maka dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ
l-ṣalata
sholat
وَءَاتُوا۟
waātū
dan tunaikan
ٱلزَّكَوٰةَ
l-zakata
zakat
وَأَطِيعُوا۟
wa-aṭīʿū
dan taatlah
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥ ۚ
warasūlahu
dan rasul-Nya
وَٱللَّهُ
wal-lahu
dan Allah
خَبِيرٌۢ
khabīrun
Maha Mengetahui
بِمَا
bimā
dengan/terhadap apa-apa
تَعْمَلُونَ
taʿmalūna
kamu kerjakan
Topik Terkait
١٤
۞ أَلَمْ
alam
tidakkah
تَرَ
tara
kamu perhatikan
إِلَى
ilā
kepada
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
تَوَلَّوْا۟
tawallaw
(mereka) menjadikan pemimpin
قَوْمًا
qawman
kaum
غَضِبَ
ghaḍiba
memurkai
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
عَلَيْهِم
ʿalayhim
atas mereka
مَّا
tidak
هُم
hum
mereka
مِّنكُمْ
minkum
dari kamu
وَلَا
walā
dan tidak
مِنْهُمْ
min'hum
dari mereka
وَيَحْلِفُونَ
wayaḥlifūna
dan mereka bersumpah
عَلَى
ʿalā
atas
ٱلْكَذِبِ
l-kadhibi
kebohongan
وَهُمْ
wahum
dan mereka
يَعْلَمُونَ
yaʿlamūna
mereka mengetahui
Topik Terkait
١٥
أَعَدَّ
aʿadda
menyediakan
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
لَهُمْ
lahum
bagi mereka
عَذَابًۭا
ʿadhāban
azab
شَدِيدًا ۖ
shadīdan
sangat keras
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
سَآءَ
sāa
amat buruk
مَا
apa
كَانُوا۟
kānū
adalah mereka
يَعْمَلُونَ
yaʿmalūna
mereka kerjakan
Topik Terkait
١٦
ٱتَّخَذُوٓا۟
ittakhadhū
mereka menjadikan
أَيْمَـٰنَهُمْ
aymānahum
sumpah-sumpah mereka
جُنَّةًۭ
junnatan
perisai
فَصَدُّوا۟
faṣaddū
lalu mereka menghalangi
عَن
ʿan
dari
سَبِيلِ
sabīli
jalan
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
فَلَهُمْ
falahum
maka bagi mereka
عَذَابٌۭ
ʿadhābun
azab/siksa
مُّهِينٌۭ
muhīnun
hina
Topik Terkait
١٧
لَّن
lan
tidak
تُغْنِىَ
tugh'niya
berguna
عَنْهُمْ
ʿanhum
dari mereka
أَمْوَٰلُهُمْ
amwāluhum
harta benda mereka
وَلَآ
walā
dan tidak
أَوْلَـٰدُهُم
awlāduhum
anak-anak mereka
مِّنَ
mina
dari
ٱللَّهِ
l-lahi
Allah
شَيْـًٔا ۚ
shayan
sedikitpun
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ulāika
mereka itu
أَصْحَـٰبُ
aṣḥābu
penghuni
ٱلنَّارِ ۖ
l-nāri
neraka
هُمْ
hum
mereka
فِيهَا
fīhā
didalamnya
خَـٰلِدُونَ
khālidūna
kekal
Topik Terkait
١٨
يَوْمَ
yawma
hari
يَبْعَثُهُمُ
yabʿathuhumu
membangkitkan mereka
ٱللَّهُ
l-lahu
Allah
جَمِيعًۭا
jamīʿan
semuanya
فَيَحْلِفُونَ
fayaḥlifūna
lalu mereka bersumpah
لَهُۥ
lahu
kepada-Nya
كَمَا
kamā
sebagaimana
يَحْلِفُونَ
yaḥlifūna
mereka bersumpah
لَكُمْ ۖ
lakum
bagi kalian
وَيَحْسَبُونَ
wayaḥsabūna
dan mereka mengira
أَنَّهُمْ
annahum
bahwasanya mereka
عَلَىٰ
ʿalā
atas
شَىْءٍ ۚ
shayin
sesuatu
أَلَآ
alā
ketahuilah
إِنَّهُمْ
innahum
sesungguhnya mereka
هُمُ
humu
mereka
ٱلْكَـٰذِبُونَ
l-kādhibūna
orang-orang pendusta
Topik Terkait
١٩
ٱسْتَحْوَذَ
is'taḥwadha
menguasai
عَلَيْهِمُ
ʿalayhimu
atas mereka
ٱلشَّيْطَـٰنُ
l-shayṭānu
syaitan
فَأَنسَىٰهُمْ
fa-ansāhum
lalu menjadikan mereka lupa
ذِكْرَ
dhik'ra
mengingat
ٱللَّهِ ۚ
l-lahi
Allah
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ulāika
mereka itu
حِزْبُ
ḥiz'bu
golongan
ٱلشَّيْطَـٰنِ ۚ
l-shayṭāni
syaitan
أَلَآ
alā
ketahuilah
إِنَّ
inna
sesungguhnya
حِزْبَ
ḥiz'ba
golongan
ٱلشَّيْطَـٰنِ
l-shayṭāni
syaitan
هُمُ
humu
mereka
ٱلْخَـٰسِرُونَ
l-khāsirūna
lemah
Topik Terkait
٢٠
إِنَّ
inna
sesunguhnya
ٱلَّذِينَ
alladhīna
orang-orang yang
يُحَآدُّونَ
yuḥāddūna
(mereka) menentang
ٱللَّهَ
l-laha
Allah
وَرَسُولَهُۥٓ
warasūlahu
dan rasul-Nya
أُو۟لَـٰٓئِكَ
ulāika
mereka itu
فِى
dalam
ٱلْأَذَلِّينَ
l-adhalīna
orang-orang yang hina
Topik Terkait
Halaman 1 / 2 Berikutnya →
← Al-Hadid Al-Hashr →