٤١
ثُمَّ يُجْزَىٰهُ ٱلْجَزَآءَ ٱلْأَوْفَىٰ
Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna,
✓ جزي — Balasan
✓ جزي — Balasan
✓ وفي — Melaksanakan, menyelesaikan, atau membayar sesuatu secara penuh, terutama janji, perjanjian, atau hutang.
٤٢
وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلْمُنتَهَىٰ
dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu),
✓ ربب — Tuhan, Penguasa, Pemilik, dan Pemelihara yang menciptakan, memberi rezeki, memelihara, dan berhak disembah.
✓ نهي — Larang
٤٣
وَأَنَّهُۥ هُوَ أَضْحَكَ وَأَبْكَىٰ
dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis,
✓ ضحك — tertawa atau tersenyum, baik karena gembira dan suka cita maupun ejekan
✓ بكي — Mengeluarkan air mata dari mata karena kesedihan, kesakitan, atau khusyu'
٤٤
وَأَنَّهُۥ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا
dan bahwasanya Dialah yang mematikan dan menghidupkan,
✓ موت — Mati
✓ حيي — Hidup
٤٥
وَأَنَّهُۥ خَلَقَ ٱلزَّوْجَيْنِ ٱلذَّكَرَ وَٱلْأُنثَىٰ
dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.
✓ خلق — Menciptakan
✓ زوج — Pasangan
✓ ذكر — Dzikir, ingat
✓ أنث — Berdasarkan konteks Al-Quran, akar kata ini bermakna jenis kelamin perempuan, yaitu wanita atau lawan dari laki-laki pada manusia dan hewan, seperti dalam ayat-ayat qishash dan penyebutan anak perempuan
٤٦
مِن نُّطْفَةٍ إِذَا تُمْنَىٰ
dari air mani, apabila dipancarkan.
✓ نطف — Tetes cairan kecil, khususnya air mani (sperma) yang menjadi asal kejadian manusia.
✓ مني — Akar kata m-n-y bermakna menginginkan, mengharapkan, atau mengangan-ngankan sesuatu; dalam bentuk jamak (amāniyy) bermakna angan-angan kosong, khayalan, atau dugaan tak berdasar.
٤٧
وَأَنَّ عَلَيْهِ ٱلنَّشْأَةَ ٱلْأُخْرَىٰ
Dan bahwasanya Dialah yang menetapkan kejadian yang lain (kebangkitan sesudah mati),
✓ نشأ — Menciptakan atau mengadakan sesuatu menjadi ada
✓ أخر — Yang datang setelah sesuatu atau di akhirnya, terutama kehidupan abadi setelah kematian.
٤٨
وَأَنَّهُۥ هُوَ أَغْنَىٰ وَأَقْنَىٰ
dan bahwasanya Dia yang memberikan kekayaan dan memberikan kecukupan,
✓ غني — Kaya
✓ قني — rasa cukup dan puas dengan apa yang dimiliki, atau pengumpulan dan pemilikan harta
٤٩
وَأَنَّهُۥ هُوَ رَبُّ ٱلشِّعْرَىٰ
dan bahwasanya Dialah yang Tuhan (yang memiliki) bintang syi'ra,
✓ ربب — Tuhan, Penguasa, Pemilik, dan Pemelihara yang menciptakan, memberi rezeki, memelihara, dan berhak disembah.
✓ شعر — Merasa, menyadari, atau mengetahui sesuatu.
٥٠
وَأَنَّهُۥٓ أَهْلَكَ عَادًا ٱلْأُولَىٰ
dan bahwasanya Dia telah membinasakan kaum 'Aad yang pertama,
✓ هلك — Berarti binasa, rusak, atau membinasakan dan menghancurkan sesuatu.
✓ عود — Kembali ke sesuatu setelah meninggalkannya atau setelah tiada; mengulangi atau berulang; dan ʿīd adalah hari yang kembali setiap tahun.
✓ أول — Kedahuluan atau keunggulan dalam waktu atau kedudukan; dalam beberapa bentuk juga keluarga atau kaum
٥١
وَثَمُودَا۟ فَمَآ أَبْقَىٰ
dan kaum Tsamud. Maka tidak seorangpun yang ditinggalkan-Nya (hidup).
✓ بقي — Tetap, tersisa, atau masih ada; juga berarti sisa, bekas, atau bagian yang masih tinggal dari sesuatu
٥٢
وَقَوْمَ نُوحٍۢ مِّن قَبْلُ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا۟ هُمْ أَظْلَمَ وَأَطْغَىٰ
Dan kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang paling zalim dan paling durhaka,
✓ قوم — Berdiri, kaum
✓ قبل — Sebelum, terima
✓ كون — Akar kata yang berarti adanya, keberadaan, atau menjadi, dan umumnya berbentuk kata kerja lampau ‘adalah/berada’ (was/were).
✓ ظلم — Zalim, gelap
✓ طغي — Melampaui batas dengan kesombongan dan pemberontakan; dalam konteks Al-Quran juga berarti sesembahan atau sesuatu yang disembah selain Allah
٥٣
وَٱلْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ
dan negeri-negeri kaum Luth yang telah dihancurkan Allah.
✓ أفك — Memalingkan atau memalingkan dari kebenaran; berbohong, menipu, atau menyihir.
✓ هوي — Kecenderungan, keinginan, atau hawa nafsu, terutama yang bertentangan dengan kebenaran dan petunjuk Allah.
٥٤
فَغَشَّىٰهَا مَا غَشَّىٰ
lalu Allah menimpakan atas negeri itu azab besar yang menimpanya.
✓ غشو — menutupi, menyelubungi, atau meliputi sesuatu dari atas
✓ غشو — menutupi, menyelubungi, atau meliputi sesuatu dari atas
٥٥
فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكَ تَتَمَارَىٰ
Maka terhadap nikmat Tuhanmu yang manakah kamu ragu-ragu?
✓ أيي — Menunjukkan atau memberi tanda pada sesuatu, atau seruan untuk menarik perhatian
✓ ألو — Mempunyai makna yang berbeda-beda menurut konteks: bersumpah/berikrar, membahayakan/menyakiti, atau nikmat/karunia.
✓ ربب — Tuhan, Penguasa, Pemilik, dan Pemelihara yang menciptakan, memberi rezeki, memelihara, dan berhak disembah.
✓ مري — Ragu-ragu atau bimbang dalam menerima kebenaran.
٥٦
هَٰذَا نَذِيرٌۭ مِّنَ ٱلنُّذُرِ ٱلْأُولَىٰٓ
Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang terdahulu.
✓ نذر — Peringatan, nazar
✓ نذر — Peringatan, nazar
✓ أول — Kedahuluan atau keunggulan dalam waktu atau kedudukan; dalam beberapa bentuk juga keluarga atau kaum
٥٧
أَزِفَتِ ٱلْءَازِفَةُ
Telah dekat terjadinya hari kiamat.
✓ أزف — Mendekat, hampir terjadi, atau sudah dekat; dalam Al-Quran dipakai untuk menggambarkan hari kiamat yang sudah sangat dekat.
✓ أزف — Mendekat, hampir terjadi, atau sudah dekat; dalam Al-Quran dipakai untuk menggambarkan hari kiamat yang sudah sangat dekat.
٥٨
لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ ٱللَّهِ كَاشِفَةٌ
Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah.
✓ ليس — Kata kerja nafi atau penegas yang berarti 'bukan' atau 'tidak', dipakai untuk menyangkal adanya/sifat sesuatu
✓ دون — Akar d-w-n bermakna 'di bawah, lebih rendah, atau selain'; dalam Al-Quran sering berarti 'selain, di luar, atau di bawah'.
✓ أله — Nama proper bagi Zat Tuhan Yang Esa yang disembah, yakni Pencipta sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an.
✓ كشف — Menghilangkan atau menepis bahaya, azab, dan kesusahan, serta menyingkapkan apa yang tersembunyi.
٥٩
أَفَمِنْ هَٰذَا ٱلْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ
Maka apakah kamu merasa heran terhadap pemberitaan ini?
✓ حدث — Memberitahu, bercerita, atau berbicara tentang sesuatu; juga kejadian atau peristiwa.
✓ عجب — Menimbulkan kekaguman, ketertarikan, atau rasa suka dalam hati
٦٠
وَتَضْحَكُونَ وَلَا تَبْكُونَ
Dan kamu mentertawakan dan tidak menangis?
✓ ضحك — tertawa atau tersenyum, baik karena gembira dan suka cita maupun ejekan
✓ بكي — Mengeluarkan air mata dari mata karena kesedihan, kesakitan, atau khusyu'